Jadi pengen menulis tentang menikah muda setelah membaca email-nya Mas Anwar di milis vanlith11th. Fenomena menikah muda di zaman sekarang sering diiringi dengan naiknya alis, seruan heran, atau kesangsian. Apa iya menikah muda adalah sesuatu yang aneh di masa sekarang?
Mari bicara secara sistematis. Pertama arti dari menikah itu sendiri. Generally speaking, menikah adalah penyatuan dua individu dalam satu ikatan yang akan melahirkan generasi-campuran. Menikah diawali dengan proses yang disebut dengan pernikahan [wedding], dimana secara hukum dan agama disahkan melalui prosedur tertentu. Oke. Sekarang definisi ‘muda’ dalam konteks menikah. Adakah satu patokan yang membatasi usia untuk menikah? Jelas sekali di sini, ‘muda’ adalah sesuatu yang relatif, karena bisa menghasilkan banyak angka jika dihubungkan dengan kematangan mental, psikologi, biologi, atau dalam masalah relasi horizontal dengan manusia lain.
Oke. Tidak ada angka mutlak untuk mendefinisikan muda, jadi sekarang saya akan mengatakan usia muda adalah usia di bawah 25 tahun. Kenapa? Karena saya cenderung menganggap kedewasaan dalam pola berpikir dan kematangan dalam melihat banyak persoalan berada dalam usia 25 tahun. Bahkan dalam usia saya yang beberapa bulan lagi 23 tahun, saya masih melihat diri saya belum bisa melewati masa transisi dari remaja, muda menjadi seseorang yang benar-benar mature. Jadi menikah muda adalah menikah saat usia pasangan tersebut di bawah 25 tahun.












what they said...