17 Mei di SMA-ku dulu, SMA Pangudi Luhur van Lith [Berasrama], adalah hari besar. Pada hari itu, sekolah merayakan hari lahir Rm.Franciscus Georgius Josephus van Lith, perintis misi Katolik di Muntilan khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya.
Tidak banyak yang tahu mengenai Rm. van Lith, orang Katolik saja belum tentu tahu, apalagi yang non Katolik. Tidak banyak juga yang tahu bahwa Rm. van Lith dikebumikan di Muntilan, tepat di depan sekolah, di kompleks pemakaman yang lebih sering disebut kerkhoff [entahlah bagaimana penulisannya yg benar]. Dan tentunya tidak banyak yang tahu seluk beluk pelayanannya di Indonesia ini.
Dan hari ini, meski jauh di negeri orang, aku masih tetap ingat, bagaimana pandangannya mengenai option for the poor digunakan sebagai acuan untuk mendidik. Semangat Kristiani untuk melayani.
Selamat Hari van Lith. Semoga visi dan misi van Lith tetap lestari.
Mars van Lith
Nyalakan, nyalakan Kobarkan, kobarkan
Api Van Lith di dadamu. Bawalah, bawalah,
sebarkan sebarkan. Di sluruh tanah airmu.
Jadilah perintis, jadilah pelopor, dimasa
pembangunan. Kobarkan APIMU, sukseskan
tugasmu, revolusi penebusan.
Bernyala, berkobar, semangat APIMU
di dada putra-putrimu,
Serentak, serentak, kujunjung,
kusebar untuk Nusa dan Bangsaku.
Kuterjang perintang, kudobrak penghalang,
demi PANJIMU menang.
Putra dan Putrimu setia berjuang,
Apimu menyala terang.











what they said...